Strategi Penentuan Harga dalam Bisnis Pakaian

0
47

strategi penentuan harga produk

Bisnis pakaian adalah salah satu bisnis yang sangat populer di Indonesia saat ini. Ada sangat banyak pelaku bisnis yang masuk ke ranah ini untuk mendapatkan keuntungan. Hal inilah yang menyebabkan persaingan juga menjadi semakin ketat.

Dengan persaingan yang ketat ini maka ada banyak hal yang akan menjadi tantangan, salah satunya adalah Strategi Penentuan Harga.

Sulitnya menentukan harga dalam bisnis pakaian

Jika kita melihat pasar bisnis pakaian di Indonesia ini, mungkin anda bisa menemukan banyak sekali bisnis pakaian yang menjual produk dengan harga yang super murah sehingga terlihat mustahil untuk masuk pasar ini. Padahal belum tentu, jika anda masuk ke pasar bisnis pakaian dengan harga yang tepat masih ada banyak kemungkinan dan peluang yang masih bisa anda ambil.

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mendapatkan peluang tersebut.

Strategi 1 : keystone markup

Salah satu Strategi Penentuan Harga klasik yang bisa dilakukan dalam pemberian harga  pada produk pakaian anda adalah dengan menggunakan strategi keystone markup. Strategi ini dilakukan dengan memberikan harga double dalam setiap step.

Misalnya ketika anda akan memproduksi kaos dengan harga Rp 15.000, maka anda bisa menjual pada reseller anda dengan harga Rp 30.000. Dari reseller mereka mungkin akan menjual produk anda dengan harga Rp 60.000.

Cara ini adalah cara yang digunakan untuk melakukan estimasi harga yang masih affordable untuk pelanggan akhir dan merupakan cara yang cukup simple untuk dilakukan.

Sayangnya jenis strategi ini mungkin tidak memberikan anda harga yang maksimal terlebih jika melihat produk anda merupakan produk yang memiliki value yang lebih sehingga konsumen akhir mau membayar lebih untuk produk anda.

Strategi 2 : harga yang kompetitif

Strategi Penentuan Harga yang kompetitif ini merupakan sebuah strategi yang dilakukan dengan memberikan harga mirip dengan harga dari kompetitor. Untuk anda yang ingin menggunakan strategi ini ada 3 aturan yang bisa anda ikuti.

  • Anda bisa menggunakan harga yang lebih rendah dari harga kompetitor untuk menarik konsumen yang cukup sensitif terhadap harga produk
  • Jika anda yakin anda bisa berkompetisi secara langsung dengan kompetitor, anda bisa membuat harga dengan range yang sama dengan kompetitior anda.
  • Jika produk anda memiliki fitur yang lebih tinggi atau memiliki keuntungan yang lebih tinggi maka anda bisa mendapatkan lebih banyak uang dari konsumen anda dengan memasang harga yang lebih mahal.

Strategi 3 : harga diskon

Harga diskon adalah harga yang palsu. Harga yang anda set sedemikian rupa untuk mempersiapkan penjualan di masa depan. Hal ini juga bisa diberlakukan pada produk baru.

Misalnya anda memiliki sebuah kaos dengan harga Rp. 40.000, anda bisa memasang harga Rp 80.000 kemudian memberikannya diskon sebanyak 50% untuk menarik konsumen anda. Cara ini merupakan cara yang banyak digunakan pada pelaku bisnis besar seperti departemen store. Namun jika anda ingin mencobanya, anda juga bisa menjajalnya pada online store anda yang baru.

Strategi 4 : harga eksklusif

Selain cara di atas, cara yang terakhir ini mungkin cukup unik, strategi pemberian harga ini digunakan untuk menjual produk secara eksklusif.

Sebuah perusahaan dapat menjual kaos seharga Rp 80.000 dengan harga Rp 400.000 sebagai salah satu Strategi Penentuan Harga untuk menjaga image brand sebagai produk yang eksklusif dan mendapatkan pasar yang lebih sempit tapi loyal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here