Ini dia sederet resiko dan bahaya pinjaman online yg wajib kamu ketahui

0
8

resiko dan bahaya pinjaman online

Sobat bisnis, tahukah kamu tentang resiko dan bahaya pinjaman online yg menanti jika kamu tidak hati hati dalam menggunakan layanan pinjol?

Yes, layanan pinjol memang lagi getol getolnya melakukan iklan di berbagai media sosial, seperti Facebook, Instagram, sampai Youtube.

Dengan iming iming bunga yang sangat rendah, tak sedikit dari masyarakat kita yg kepincut dan akhirnya mendaftar dan menggunakan layanan tersebut.

Selain bunga yg kecil, proses yg mudah dan cepat juga turut menjadi andil maraknya penggunaan layanan pinjaman online ini.

Yupz, cukup memanfaatkan aplikasi dan KTP, seseorang bisa segera mendapatkan dana segar yg masuk ke rekeningnya, tanpa jaminan, tanpa keluar rumah.

Namun tahukah kamu bahwa sederet resiko atau bahaya pinjaman online sudah siap menanti di depan mata jika tidak berhati hati menggunakan layanan pinjol?

4 Resiko dan Bahaya Pinjaman Online

Berikut adalah beberapa resiko atau bahaya pinjaman online yg sering kali dirasakan dan dikeluhkan oleh para penggunanya.

  1. Biaya yg besar

Setelah termakan iklan pinjol yg katanya bunga mereka sangat rendah, tak jarang dari para nasabah akhirnya sadar bahwa itu semua hanyalah strategi pemasaran aja.

Kalau dihitung hitung, ternyata biaya pengembalian pinjaman tergolong cukup besar, bahkan bisa dibilang jauh lebih besar dari pinjaman konvensional.

Tak tanggung tanggung, angkanya bisa mencapai 20% dari pokok pinjaman untuk tenor pengembalian kurang dari satu bulan.

Katanya bunganya rendah, koq total biaya pemgembalian bisa sebesar itu? Nah, ternyata ada biaya biaya lain (di luar bunga) yg tidak disebutkan dalam iklan mereka.

Apa saja itu? Simak dalam ulasan kami sebelumnya:
Waspada jebakan dibalik bunga pinjaman online yg rendah

  1. Hutang menjadi berlipat

Resiko selanjutnya adalah hutang kamu akan terus berlipat jika telat melakukan penmbayaran atau pemgembalian dana.

Yes, seperti pinjaman bank pada umumnya, ada yg namanya biaya keterlambatan. Jika kamu telat membayar pinjaman dari batas waktu yg ditentukan, kamu akan dikenakan biaya keterlambatan dengan nominal yg cukup mencengangkan.

Mengapa demikian? Karena umumnya mereka menerapkan aturan bunga berbunga. Hutangmu yg sudah berbunga sebelumnya, akan dihitung lagi dalam penentuan biaya keterlambatan.

Makanya, tak jarang kita temui berita tentang korban pinjol yg kini hutangnya menumpuk berkali kali lipat dari hutang pokoknya karena telat membayar.

Bahkan penulis sendiri pernah baca berita tentang nasabah pinjol yg hutangnya kini sudah mencapai puluhan juta. Padahal awalnya ia hanya minjam uang kurang dari 2 juta saja.

  1. Diteror Debt Collector

Telat bayar? Maka siap siap saja kamu akan terus terusan ditelpon oleh para penagih, mulai dari yg awalnya sopan, sampai nanti dengan nada yg mengancam.

Tak jarang kan kita tonton rekaman suara para debt collector di youtube yg kalo kita dengarkan cukup bikin merinding dan juga emosi.

Kata katanya udah diluar batas kesopanan. Udah gitu gak kenal waktu lagi, dari pagi siang malam mereka terus menelpon kita.

Kondisi ini pastinya akan sangat mengganggu, baik waktu maupun pikiran kita. Kalo gak kuat, malah bisa bikin stress.

  1. Harga diri hancur

Nah, kalau resiko yg satu ini berhubungan dengan aplikasi pinjol yang kamu install. Pasalnya, setelah menginstall aplikasi pinjaman online di HP, maka data kontak yg ada di HP bisa diketahui oleh pihak pinjol.

Saat dipasang atau diinstall, aplikasi tersebut akan meminta akses untuk bisa membaca kontak yg ada di HP, dan tanpa sadar kebanyakan nasabah main yes yes saja ketika muncul notifikasi saat pemasangan aplikasi tersebut.

Walhasil, ketika kamu kesulitan melakukan pembayaran, dan kamu berusaha mengelak dari telpon para penagih hutang, mereka akan mencoba menghubungi orang orang yg ada di kontak HP mu.

Dengan demikian, hutangmu akan tersebar dan banyak diketahui oleh orang lain yg ada di kontakmu. Bagaimana perasaanmu kalau ternyata yg dihubungi adalah keluargamu, temen kantormu, tetanggamu, dan orang orang lain yg sebenernya kamu jaga imagemu dari mereka?

Pastinya rasa malu yg tak terkira akan terus menghantuimu.

Nah, itu tadi beberapa resiko atau bahaya pinjaman online yg sering kali dirasakan oleh para nasabahnya, yg sayangnya kebanyakan baru disadari di kemudian hari.

Untuk itu, mari lebih berhati hati agar tidak mudah tergiur dengan iming iming pinjaman online yg kini iklannya terus berseliweran di beranda facebook kita.

Semoga temen temen yg baca ulasan ini, diiberikan kemudahan rezki sehingga tidak sampai ikut terjerumus dalam rayuan mereka.

Jangan lupa juga untuk share artikel ini, agar temen temen yg lain juga sadar akan resiko penggunaan layanan pinjol ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here