Hati hati jebakan teknik Decoy Effect dalam marketing

0
63

penggunaan decoy effect dalam marketing

Sobat bisnis, welcome back to this blog. Kali ini saya akan share tentang contoh penggunaan decoy effect dalam marketing, sebagai salah satu teknik untuk meningkatkan penjualan produk yang kita inginkan.

Setelah membaca ulasan ini, diharapkan anda mampu memanfaatkan teknik psikologi marketing yg satu ini dalam membuat penawaran produk, sekaligus bisa lebih waspada terhadap penawaran penawaran yg mengandung unsur decoy effect jika anda sebagai buyer atau konsumen.

Secara sederhana, decoy effect dimaksudkan untuk mempengaruhi pilihan di antara 2 pilihan, dengan menghadirkan opsi ketiga yg tidak seimbang. Untuk lebih memahaminya, saya akan berikan contoh sederhana sebagai berikut.

Contoh penerapan teknik decoy effect dalam marketing

Bayangkan anda sedang jalan jalan ke kawasan kuliner bersama pacar atau pasangan untuk mencari jajanan favorit kalian berdua, yakni Martabak Telor.

Saat sampai di lokasi penjual, anda disuguhi price list atau daftar harga dari Martabak yg mereka jual. Di situ tertulis harga dari Martabak Telor seperti ini.

Martabak Telor Ukuran Kecil Rp20.000
Martabak Telor Ukuran Besar Rp60.000

Dari 2 opsi di atas,  mungkin kamu akan memilih beli Martabak Telor Ukuran Kecil karena terasa pas di kantong. Sementara untuk Martabak Telor Ukuran Besar terasa agak mahal. Right?

Namun coba jika ternyata ada penambahan opsi atau pilihan ketiga dari penjualan Martabak Telor di atas. Sebagai contoh saya akan menambahkan opsi ketiga sebagai berikut:

Martabak Telor Ukuran Kecil Rp20.000
Martabak Telor Ukuran Sedang Rp55.000
Martabak Telor Ukuran Besar Rp60.0000

Saya yakin, sekarang kamu akan mulai bimbang dengan pilihan pertama tadi, dan mempertimbangkan untuk menjatuhkan pilihan membeli Martabak Telor Ukuran Besar.

Why? Karena terasa jauh lebih menguntungkan daripada membeli Martabak Ukuran Sedang yg harganya hanya selisih 5 ribu doang.

Nah, Martabak Telor Ukuran Sedang ini adalah contoh product Decoy, yg keberadaannya hanya dimaksudkan untuk mengarahkan anda agar memilih produk Martabak Ukuran Besar dibandingkan Martabak Ukuran Kecil.

Tanpa sadar, teknik decoy effect ini sering kali kita temui di market dan mungkin saja sudah beberapa kali mempengaruhi keputusan kita dalam membeli sesuatu.

Perhatikan contoh lain berikut ini.

Paket liburan ke Bali Rp700.000
Paket liburan ke Lombok Rp700.000

Ketika anda mendapatkan penawaran seperti di atas, mungkin pilihan kita masih fifty fifty. Bisa saja memilih untuk pergi liburan ke Bali atau pun ke Lombok.

Namun bagaimana jika penulisan penawaran paket liburan tersebut dirubah seperti berikut ini:

Paket liburan ke Bali Rp700.000
Paket liburan ke Lombok (Exclude Breakfast) Rp700.000
Paket liburan ke Lombok (Include Breakfast) Rp700.000

Kemungkinan besar kita akan mengabaikan opsi kedua yakni paket liburan ke Lombok (tanpa sarapan). Why? Karena dengan harga yg sama kita bisa pilih opsi ketiga, yakni paket liburan ke Lombok (termasuk sarapan).

Penambahan opsi di atas juga bisa mempengaruhi pilihan kita, agar cenderung untuk memilih paket liburan ke Lombok dibandingkan ke Bali.

So, dalam teknik decoy effect ini, ada produk yg “dikorbankan” dan sengaja bukan untuk dijual, melainkan hanya sebatas dipakai untuk mempengaruhi pikiran kita untuk diarahkan ke produk tertentu.

Sekarang, coba ingat ingat, pernahkah anda menemukan penawaran serupa saat belanja ke McD, Pizza Hut, atau bahkan pernah menemukan seri produk handphone dengan specs yg nanggung? Yg beda harga tipis aja dengan seri di atasnya?

Bisa jadi, anda sedang digiring untuk memilih salah satu produk yg sudah dipoles dengan teknik psikologi marketing yang bernama decoy effect.

Nah, jika anda saat ini sedang menggeluti bisnis dengan berjualan produk, coba deh terapin teknik ini untuk mendongkrak penjualan produk yg anda inginkan.

Buatlah penawaran dengan menambahkan produk decoy untuk mempengaruhi pelanggan anda, sehingga anda bisa meraih penjualan produk yg ditargetkan dengan lebih baik lagi.

Selamat mencoba, dan jangan lupa share artikel ini ke rekan rekan bisnis anda yg sekiranya membutuhkannya.

Sampai jumpa lagi dan Salam Sukses!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here