Kelemahan Bisnis Afiliasi yang Perlu Anda ketahui

0
88

kelemahan bisnis afiliasi

Kelemahan bisnis afiliasi – Bisnis online tanpa modal dengan potensi penghasilan tinggi yang merupakan pilihan ideal bagi para pebisnis pemula yaitu bisnis afiliasi.

Bisnis ini memiliki daya tarik tersendiri karena modal awalnya yang kecil dan Anda juga tidak perlu memiliki produk sendiri untuk dijual serta tanpa menanggung resiko apapun.

Selain menawarkan banyak kelebihan, ada beberapa kelemahan dari bisnis ini yang sebaiknya diketahui oleh para pebisnis pemula.

Dengan mengetahui kelemahan bisnis afiliasi, hal ini akan menjadi pertimbangan agar Anda dapat lebih mantap menggeluti bisnis tersebut.

6 Kelemahan bisnis afiliasi

Berikut ada 6 kelemahan bisnis afiliasi yang perlu anda pahami dan bisa dijadikan pertimbangan agar tidak salah persepsi saat sudah menjalankannya.

1. Sistem Rekam Jejak Pendek

Bisnis afiliasi selama ini tidak disertai sistem cache atau rekam jejak yang panjang yaitu maksimal hanya sampai 1 bulan.

Jadi, ketika ada pengunjung yang membeli suatu produk dari link Anda lebih dari 1 bulan, maka secara otomatis akan masuk di link utama sehingga affiliater tidak mendapatkan komisi.

2. Komisi Bersifat Tidak Renewal

Jika ada pengunjung yang membeli produk lewat link di web atau blog Anda, secara otomatis Anda akan memperoleh komisi. Tetapi, jika pengunjung yang sama berbelanja lagi lewat link web atau blog yang sama, Anda tidak akan mendapatkan komisi lagi.

Ini juga menjadi salah satu kelemahan bisnis afiliasi. Beberapa produk afiliasi hanya memberikan komisi untuk pembelian pertama saja, tidak berlaku untuk pembelian kedua dan seterusnya. Contoh dalam kasus ini adalah program afiliasi dari penyedia layanan hosting.

3. Harus Memperbarui Informasi Produk

Affiliater yang bertugas mempromosikan produk harus selalu memperbarui program dan produk yang dipromosikan secara teratur.

Jika produk yang dipromosikan merupakan produk lama, biasanya akan selalu ada update mengenai informasi produk dari vendor. Jadi kita harus selalu memperbarui informasi produk yg kita tawarkan di blog maupun website kita.

4. Tayangan Iklan Merugikan

Banyak pengunjung web atau blog hanya melihat iklan mengenai produk yang dipromosikan dan link yang muncul di tayangan iklan tersebut.

Ketika mereka sudah tertarik untuk membeli, kebanyakan dari calon konsumen justru langsung mengunjungi situs utama penjualan produk sehingga affiliater tidak memperoleh komisi.

Ini juga menjadi salah satu kelemahan bisnis afiliasi. Kita sudah keluar budget buat ngiklan, eh customer biasanya langsung menuju situs utama secara langsung.

5. Pendapatan Lebih Rendah Dari Pemilik Produk

Sebagai pengiklan, tentu saja pendapatan yang akan diperoleh lebih rendah dibandingkan pemilik produk afiliasi. Ini adalah hal yang wajar karena affiliator tidak menghabiskan modal yang besar seperti pemilik produk yang mengeluarkan biaya untuk produksi serta biaya lainnya.

6. Penghasilan Tidak Menentu

Penghasilan affiliaor tergolong tidak menentu. Bulan ini mungkin Anda dapat mendapatkan penghasilan puluhan juta tetapi mungkin saja bulan depan Anda sama sekali tidak mendapatkan komisi. Untuk itu, Anda perlu melakukan manajemen keuangan yang baik untuk menyiasatinya.

Sama seperti bisnis pada umumnya, bisnis afiliasi memang memiliki beberapa kelemahan yang perlu disikapi secara bijaksana. Namun dengan banyaknya kelebihan yang ditawarkan, tidak heran jika peminat bisnis afiliasi terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

Apalagi komisi yang ditawarkan oleh bisnis ini juga cukup besar dan peluang untuk bisnis ini juga semakin terbuka lebar dengan banyaknya penawaran kerjasama afiliasi dari para pemilik produk.

So, sudah tahu kan beberapa kelemahan bisnis afiliasi? Bagaimana menurut anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here