Home Crypto 6 Tahapan cara memilih koin micin yang bagus dan potensial

6 Tahapan cara memilih koin micin yang bagus dan potensial

0

Cara memilih koin micin yang bagus – Tahun 2021 bisa dibilang sebagai tahun hype atau tahun kebangkitan dan kejayaan bagi koin koin micin di pasar crypto.

Hal ini tak lepas dari fenomena lahirnya beberapa koin micin fantastis yg menghasilkan profit hingga ribuan persen baru baru ini seperti Shiba Inu maupun Raca.

Masifnya pemberitaan aset crypto di beberapa media sosial seperti Facebook, Tiktok, maupun Youtube belakangan ini juga turut menjadi andil dari lonjakan investor baru di pasar crypto.

Namun demikian, di sisi lain juga marak terjadi kasus rugpull maupun honeypot pada koin koin micin gak jelas yg juga memakan banyak korban, khususnya ‘pemain’ baru dalam dunia kripto.

Umumnya, mereka termakan fomo dari influencer nakal maupun sesama ‘pemain’ baru, tanpa melakukan riset terlebih dahulu tentang detail project dari token atau koin tersebut.

Nah, untuk itu sangat perlu untuk memahami bagaimana cara memilih koin micin yang bagus, yg potensial, dan terhindar dari jebakan token rugpull maupun honeypot.

Berikut adalah beberapa tips untuk menemukan koin micin yang bagus di market, yg biasa mimin lakukan sebelum memilih aset tersebut untuk investasi.

Cara memilih koin micin yang bagus dan potensial

Ada beberapa poin yg biasa saya periksa lebih dulu sebelum memutuskan untuk membeli koin micin. Apa saja itu? Yuk simak penjelasan berikut.

  1. Periksa detail projectnya

Poin pertama yg selalu saya periksa adalah mengenai detail project dari token tersebut. Caranya sangat simple, cukup buka atau kunjungi situs resminya.

Namun di sini kalian harus hati hati, karena banyak situs scam yg memiliki nama website mirip dengan aslinya, atau dibuat menyerupai halaman web resminya.

Pastikan untuk membuka situs resmi dari halaman coinmarketcap. Cukup cari nama token atau koin micin, lalu buka di bagian Links seperti yg ditunjukkan pada gambar berikut.

Gambar lokasi link website resmi token di CMC

Dari situ kamu bisa menemukan link menuju web resmi dari token yg dimaksud. Buka dan pelajari detail project dari koin micin itu.

Pastikan token itu memiliki project dan  punya utility yg jelas dan bisa diaplikasikan. Bukan Cuma token meme gak jelas hasil jiplak project lain.

Periksa juga detail Roadmap nya, sejauh mana program tersebut berjalan dan berhasil dieksekusi. Pastikan ada progress dari waktu ke waktu, tidak stag di tempat.

  1. Periksa Buy dan Sell Tax

Poin berikutnya yg perlu diperhatikan adalah mengenai besaran Tax dari setiap transaksi buy dan sell.

Perlu dipahami, Tax ini merupakan potongan yg dikenakan tiap kali melakukan transaksi baik itu saat membeli maupun menjual koin micin.

Ada kalanya Developer yg nakal memasang tarif Tax sell terlalu tinggi sehingga sangat merugikan investor saat ingin menjual koin micin tersebut.

Masih ingat kan token lokal yg baru baru ini viral karena memasang tarif Tax Sell sebesar 49% dan sekarang harganya ambruk jadi debu?

Pastinya project yg seperti itu akan ditinggalkan oleh investor. Bukannya bisa untung, malah Cuma kenyangin developernya dengan besaran pajak yg mencekik.

Nah, kamu bisa cek besaran Tax buy dan sell dari sebuah koin micin di halaman resmi situsnya pada bagian tokenomic. Namun jika tidak dicantumkan di sana, kamu bias menggunakan bot telegramnya honeypot.

Caranya, buka aplikasi telegram di HP mu (install jika belum punya), lalu cari saja “honeypot.is” untuk menemukan bot yg dimaksud.

Setelah terbuka, klik Join untuk bisa menggunakan bot tersebut secara gratis. Jika sudah join, kamu tinggal ketikkan saja pada bot tersebut seperti contoh di bawah:

/honeypot [spasi] SC token yg mau di cek

Gambar pengecekan buysell tax token dengan bot honeypot

Maka akan ditampilkan berapa besaran Tax buy atau sell dari token tersebut, termasuk keterangan apakah token tersebut termasuk kategori honeypot atau bukan.

Note: Honeypot adalah istilah untuk token atau koin yg terindikasi scam karena token tersebut hanya bisa dibeli dan tidak bisa dijual di market. Indikasi awalnya biasanya grafiknya nanjak terus gak ada rem.

Hindari token atau koin micin yg mengenakan Tax buy dan sell terlalu tinggi. Kalo saya pribadi bakal menghindari token dengan tax melebihi 20%.

Note: Tax sebenernya sangat penting untuk pertumbuhan project sebuah token. Dari sinilah biasanya biaya Marketing, Rewards, maupun LP dialokasikan dalam setiap transaksi. Namun ya jangan mau juga kalo tax nya terlalu tinggi. Ya gak sih?

  1. Periksa Liquidity Pool (LP)

Liquidity Pool atau LP bisa diasumsikan sebagai jaminan aset dari token atau koin dan biasanya disimpan dalam bentuk BNB, BUSD atau USDT, tergantung dari pairing aset tersebut di market.

Project yg bagus biasanya memiliki angka LP yg besar, minimal tak kurang dari 1/100 dari nilai Marketcap.

Lebih bagus lagi jika LP nya di lock hingga waktu tertentu, sehingga gak bisa diambil dan dibawa kabur oleh Developer. Jika LP nya gak di lock, pastikan si Developer gak seenaknya bongkar pasang LP, dengan alasan apa pun.

LP yg kecil, berpotensi terhadap rentannya naik turun harga sebuah token atau koin, begitu juga dengan tingkat kepercayaan investor. Mau percaya gimana, wong jaminan asetnya aja diambil oleh Developer. Ya gak?

Kasus Rugpull juga terjadi karena si Developer mengambil LP dan mencairkannya, lalu kabur. Akibatnya, harga token tersebut menguap hingga 99% dan jadi abu. Menyisakan para hodler yg memprihatinkan.

Nah, kamu bisa memeriksa besaran LP dari sebuah token atau koin dengan masuk ke situs Poocoin.app, lalu masukkan nama token yg ingin diperiksa (bisa juga memasukkan SC dari token yg dimaksud).

Gambar contoh LP token yang bagus (punya RACA)

Gambar di atas menunjukkan contoh besaran LP dari token RACA, dimana kalo dihitung, angkanya jauh di atas 1/100 nilai marketcap nya. Artinya, pada poin ini masuk kriteria ‘Bagus’.

  1. Periksa team Developernya

Poin yg tak kalah penting berikutnya adalah cari tahu tentang detail team Developernya. Apakah terpampang jelas di websitenya, atau masih anonym.

Token dengan Project yg jelas biasanya tak sungkan untuk menampilkan jajaran team Developer di situs resmi. Begitu juga akan sering tampil dalam beberapa acara seperti AMA dan lainnya.

Hindari Developer yg disinyalir pernah terlibat dalam kasus penipuan token serupa, misal pernah membuat token A,B,C dan berakhir SCAM.

Token atau Koin micin dengan data jajaran Developer yg anonym juga mesti sedikit diwaspadai. Masak anda mau menitipkan/berinvestasi pada orang yg gak jelas.

Kalo ada apa apa ke depannya, kan susah buat nyari sosok yg bertanggung jawab. Bisa lenggang dengan santai donk jika projectnya nanti SCAM.

  1. Periksa aktivitas transaksi dompet developer

Poin berikutnya yg biasa saya cek adalah aktivitas dari dompet si Developer, apakah dia suka jualan dagangan apa tidak.

Ada kalanya Developer yg nakal sering melakukan penjualan token dengan jumlah besar di waktu yg kurang tepat, memicu terjadinya panic sell yg berakibat anjloknya harga token atau koin di pasaran.

Terlebih jika ternyata si developer suka cabutin LP, wassalam dah kalo gitu, kayak kasusnya token sebelah.

Nah, bagaimana cara melihat aktivitas dompet si Developer? Kamu cukup buka situs Poocoin.app, masukkan nama token atau koin yg ingin dicek, lalu pilih menu “Dev Wallet Checker” seperti tampak pada gambar berikut:

Gambar lokasi menu untuk cek aktivitas dompet developer

Setelah klik pada menu tersebut, maka akan ditampilkan berbagai aktivitas dari dompet developer beserta detailnya, seperti jual token, remove LP, buy back, dan sebagainya seperti contoh berikut.

Gambar contoh aktivitas Dev jualan token

Bisa kita lihat, ternyata Dev nya sendiri yg jualan token dalam jumlah besar dan menyebabkan harga di market anjlok. Eh di group bilangnya suruh pada buyback, lalu dia gunting sendiri. Lah, enak di situ dong?

Kita tahan harga agar merangkak pelan pelan, situnya main sikat, Beuhhh…

  1. Periksa Komunitas dan Medsos

Poin terakhir yg perlu diperiksa adalah kesolidan komunitasnya. Periksa group telenya, bagaimana interaksi antara para investor dengan jajaran developernya.

Periksa juga akun medsos dari token atau koin micin tersebut. Rutinkah memposting progress dari project yg mereka jalankan.

Aktifkah mereka dalam membuat event maupun menjalankan aktivitas marketing guna meraih lebih banyak investor.

Semakin banyak investor, semakin besar komunitasnya, semakin solid juga dan project itu akan lebih mudah dieksekusi. Begitupun berlaku untuk hal sebaliknya.

Nah, itu tadi beberapa poin yg bisa dijadikan referensi tentang cara memilih koin micin yang bagus dan potensial agar terhindar dari koin abal abal yg berpotensi rugpull atau honeypot.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa dishare ya agar banyak pemain kripto baru yg terselamatkan.

Baca juga:
Apa itu Slippage Tolerance PancakeSwap
Cara beli BSC ecer di kedai crypto

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version