Mengenal apa itu Slippage Tolerance PancakeSwap yg dianggap merugikan

0
32
BA Client Advertisement

apa itu slippage tolerance pancakeswap

Slippage Tolerance Pancakeswap – Seringkali saya mendengar istilah ini disalah artikan oleh banyak orang, terutama yg baru masuk ke dunia perdagangan Crypto.

Ya, maraknya koin micin secara tidak langsung juga membuat nama Pancakeswap lebih banyak dikenal orang, karena lewat sinilah kebanyakan aset micin yg menggunakan jaringan Binance Smart Chain di swap kan.

BA Client Advertisement

Nah, yg menjadi bahan perbincangan adalah fitur Slippage Tolerance yg dianggap merugikan penggunanya. Benarkah demikian? Atau justru membantu kita lebih ‘mudah’ mendapatkan token atau coin yg kita inginkan?

Penasaran, yuk simak ulasan berikut dengan seksama agar anda tidak gagal paham tentang fungsi fitur ini.

Apa itu slippage tolerance

Seperti kita tahu, pergerakan harga aset crypto sangat fluktuatif. Angkanya naik turun hampir sepanjang waktu, kadang pump, kadang dump.

Nah, karena perubahan harga di market yg terus terusan itulah, sangat sulit untuk mendapatkan harga coin atau token ‘tepat’ di angka yg kita inginkan.

Apalagi kalo aset tersebut lagi trending, tentunya kita harus berebut dengan orang lain untuk mendapatkan harga terbaik sebelum terbang ke bulan.

Lalu, apa fungsi Slippage Tolerance?

Untuk mempermudah anda memahami, akan saya berikan contoh sederhana sebagai berikut.

Anggap aja si Budi mau membeli koin A seharga Rp1000/coin (ini adalah harga yg saat itu tertulis di form swap ketika sudah dimasukkan nama coin dan jumlah yg ingin di swap).

Nah, saat mengisi form swap di pancake swap, Budi menuliskan Slippage Tolerance nya di angka 0%, maka transaksinya akan berhasil JIKA harga di market saat transaksi terjadi/ saat diklik tombol swap adalah tepat masih sama Rp1000/coin.

Jika ternyata di market harganya sudah berubah saat diklik tombol Swap, misal harganya sudah naik jadi Rp1.050/coin, maka transaksi si Budi akan GAGAL.

Kenapa demikian? Karena si Budi hanya mau membeli coin A dengan harga Rp1000 tepat, gak ada toleransi alias SP nya disetting 0%.

Beda halnya jika SP nya disetting di angka 10% misalnya. Maka ketika harga di market saat diklik tombol Swap ternyata sudah berubah di angka Rp1.050 atau Rp1.070, maka transaksinya akan tetap berhasil.

Bahkan jika ternyata harga di market yg tersedia adalah Rp950/coin, maka transaksi si Budi juga akan dieksekusi alias berhasil.

Itulah yg namanya Slippage Tolerance, memberikan toleransi terhadap eksekusi transaksi jika harganya masih di kisaran angka yg ditetapkan, baik di atasnya maupun di bawahnya.

So, di saat sebuah coin atau token sedang trending dan jadi rebutan, justru fitur ini sangat membantu kita untuk bisa cepat mendapatkannya. Tentunya di batasan harga yg kita tentukan, yakni di pengaturan Slippage Tolerance tadi.

Slippage Tolerance tidak sama dengan TAX dari tokenomic

Banyak yg menganggap bahwa jika Slippage nya tinggi, misal 15%, itu berarti tax dari tiap transaksi token tersebut 15% juga.

Padahal, angka SP(slippage) dan Tax yg biasanya dituliskan pada halaman tokenomic sebuah web resmi token/coin adalah TIDAK sama.

SP adalah toleransi harga yg kita ijinkan saat transaksi berlangsung, alias saat kita klik tombol Swap agar bisa dieksekusi.

Sementara Tax adalah biaya atau pemotongan jumlah token ketika proses buy atau sell. Dan aset ini otomatis masuk ke Developernya, serta angkanya sudah ditentukan dan bersifat tetap alias fix, misal 9%, 11%, dan semacamnya sesuai yg ditulis secara resmi di website token atau coin nya.

Jadi, ada kalanya sebuah transaksi swap token yg memiliki rate Tax di angka 11% bisa menggunakan SP di angka 5% dan berhasil.

Atau bisa juga sebaliknya, mungkin karena padatnya transaksi pada token tertentu, transaksi swap baru bisa berhasil saat SP disetting di angka 16% meskipun token tersebut memiliki rate Tax Cuma 8% misalnya.

Kesimpulan tentang Slippage Tolerance Pancakeswap

Setelah memahami penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

  1. Slippage Tolerance tidak sama dengan Transaction Tax yg ditulis di halaman website resmi dari token atau coin.
  2. Angka Slippage yg besar atau kecil tidak mempengaruhi angka Tax yg dikenakan tiap transaksi token/coin karena besaran tax transaksi biasanya sudah ditetapkan developer dan angkanya fix.
  3. Angka Slippage besar, makin mempermudah eksekusi transaksi ketika harga di market fluktuatif.
  4. Saat coin atau token sudah terkenal, dan tersedia variasi harga yg saling mendekati alias beda tipis di market, maka memungkinkan untuk penggunaan angka Slippage yg kecil.

Demikian gambaran singkat tentang apa itu slippage tolerance di Pancake Swap. Semoga bisa menambah wawasan kita dalam melakukan aktivitas jual beli aset crypto.

Baca Juga:

Semoga bermanfaat dan salam profit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here