6 Penyebab Kegagalan Bisnis Afiliasi

0
10

penyebab kegagalan bisnis afiliasi

Bisnis afiliasi merupakan salah satu bisnis yang sangat menggiurkan saat ini. Mengapa? Selain tidak membutuhkan modal besar sehingga sangat cocok bagi pemula, bisnis ini bisa memberikan keuntungan yang besar.

Sayangnya, tidak semua affiliate berhasil mencapai kesuksesannya. Tak sedikit dari mereka yang terpaksa berhenti dan mencari bisnis lain.

Sebenarnya, apa yang membuat bisnis yang notabene sangat mudah dijalankan ini menjadi gagal? Berikut ini beberapa di antara kesalahan yang sering dilakukan para affiliate sehingga mengalami kegagalan bisnisnya.

  1. Tidak Tepat Memilih Produk

Mudah tergiur dengan besarnya komisi yang bakal diterima, terkadang menjadi salah satu penyebab seseorang menjadi tidak rasional dalam memilih produk yang tepat untuk dijual. Barang yang tidak banyak diminati masyarakat tetap dipaksakan untuk dijual.

Meskipun hanya sebagai affiliate, Anda harus mempertimbangkan hal ini. Pilihlah produk yang memang benar-benar dibutuhkan masyarakat, sehingga potensi terjual dengan cepat lebih besar.

Meskipun komisi yang diperoleh sedikit, namun penjualan produk berjalan lancar, akan lebih baik daripada harapan mendapatkan komisi besar namun tidak ada produk yang berhasil dijual.

  1. Menetapkan Target yang Tidak Realistis

Karena tergoda untuk segera mendapatkan komisi banyak, terkadang seorang affiliater menetapkan target yang tidak realistis dalam waktu tertentu.

Meskipun setiap orang bebas menetapkan target setinggi mungkin, namun semua hasil tetap hanya akan bergantung pada kerja keras, komitmen yang kuat, serta pelaksanaan etika yang tinggi. Oleh karena itu, agar tidak justru menjadi sebuah beban, tetapkan target yang bisa masuk realistis Anda.

  1. Mudah Berpindah Produk

Mudah berpindah ke produk lain sebelum produk sebelumnya berhasil Anda capai kesuksesan penjualannya, jelas merupakan kesalahan besar dalam afiliasi. Biasanya, hal ini terjadi saat ada sebuah produk yang menawarkan program afiliasi dengan komisi besar.

Padahal, sering berpindah produk justru membuat Anda menjadi tidak fokus dalam mengembangkan produk sebelumnya. Jika hal ini dilakukan secara terus-menerus, sudah dapat dipastikan kegagalan akan Anda dapatkan.

  1. Langsung Berhenti saat Gagal Pertama

Banyak orang yang tidak siap untuk menanggung resiko berbisnis, termasuk bisnis afiliasi. Padahal, sudah menjadi rumus berbisnis, untuk mencapai kesuksesan besar, seseorang harus berhasil bangkit dari kegagalan yang pernah dialami.

Jika seseorang pada saat mengalami kegagalan pertama kali dan langsung berhenti, maka kesuksesan bisnis hanya akan menjadi bayangan saja.

  1. Tidak Mau Belajar

Untuk menjadi affiliate yang sukses, seseorang harus mau membuka diri dengan pengetahuan maupun masukan yang diterima. Dengan sikap seperti ini, orang akan lebih mudah untuk memperbaiki kesalahan yang pernah dilakukan, sehingga lambat laun kesuksesan pun akan diperoleh.

Sayangnya, banyak affiliate yang tidak mau belajar, baik dari pengalaman yang sudah diperolehnya maupun dari pengalaman orang lain. Perasaan bahwa triknya lah yang paling baik untuk diterapkan justru akan membuat seseorang mengalami kegagalan dalam berbisnis, termasuk saat menjalankan afiliasi.

  1. Menabrak Etika maupun Norma

Apapun bentuk bisnis yang sedang dijalankan, jika tidak sesuai dengan norma maupun etika yang ada di tengah masyarakat, pasti akan membuat masyarakat justru antipasti dengan produk tersebut. Ini artinya, Anda akan sulit untuk mendapatkan target konsumen.

Oleh karena itu, tetap perhatikan norma dan etika yang berlaku di masyarakat saat menjalankan bisnis afiliasi ini.

Itulah beberapa alasan mengapa banyak affiliate yang tidak berhasil menjalankan bisnis ini dengan baik. So, Anda harus menghindari semua kesalahan di atas jika ingin sukses menjalankan bisnis afiliasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here