Memahami berbagai macam jenis bisnis afiliasi

0
685

jenis bisnis afiliasi ppc ppl

Tanpa terasa bisnis afiliasi berkembang sangat pesat sekarang ini. Tersedia begitu banyak jenis program afiliasi di market yang bisa kita pilih seperti PPC, PPP, PPS, PPL, dan lain sebagainya. Salah satu alasan mengapa bisnis afiliasi makin populer adalah banyaknya orang yang mulai melirik dan menjalankan bisnis afiliasi dan menjadikannya sebagai sumber penghasilan mereka.

Tidak bisa dipungkiri bahwa dengan system dan cara kerja yang mudah, serta proses pembayaran yang relative teratur membuat bisnis afiliasi banyak diminati orang. Bahkan tidak sekedar menjadi sumber penghasilan tambahan atau sampingan, bisnis afiliasi kini telah berevolusi menjadi sumber pendapatan utama bagi para vendor dan afiliasi.

Di sisi lain, bisnis afiliasi juga dianggap sebagai cara termudah untuk mendapatkan penghasilan secara online dengan cara yang paling mereka sukai, yaitu membuat website. Lalu, jenis program afiliasi manakah yang paling memberikan keuntungan bagi anda? Apakah semua program afiliasi itu sama? Atau bahkan ada program afiliasi yang bekerja lebih baik dibandingkan program afiliasi lainnya?

Pada dasarnya ada dua jenis program afiliasi di pasaran yang mendasari terbentuknya berbagai macam jenis afiliasi lainnya. Mereka adalah PPC atau pay per click dan PPP atau pay per performance.

 

Pay Per Click (PPC)

PPC adalah jenis program afiliasi yang paling populer, dimana vendor akan membayar afiliasi mereka untuk setiap klik iklan yang dihasilkan. Mereka akan membayar jika banner atau text link yang mengarah pada halaman website mereka diklik oleh pengunjung. Tidak penting apakah pengunjung tersebut nantinya melakukan pembelian  produk atau tidak, selama terjadi klik iklan maka para afiliasi akan menerima pembayaran. Namun untuk jenis ini, besaran komisi lumayan kecil dan umumnya tidak lebih dari $1 untuk setiap klik yang dihasilkan.

 

Pay Per Performance (PPP)

PPP menjadi favorit pada vendor karena dirasa paling menguntungkan bagi mereka. Para afiliasi akan dibayar hanya jika terjadi konversi dalam proses pemasarannya, seperti pembelian produk atau registrasi program tertentu. Di sisi lain jenis afiliasi ini juga digemari oleh para afiliasi karena bisa memberikan keuntungan yang lebih besar dibandingkan model PPC, dan biasanya berkisar dari 15% – 30% dari penjualan produk yang dihasilkan.

Lebih lanjut lagi, jenis afiliasi Pay Per Performance (PPP) dapat dibedakan menjadi 2 jenis lagi yang disebut PPS atau Pay Per Sales dan PPL atau Pay Per Lead.

 

Pay Per Sales (PPS)

Pada tipe ini, vendor akan membayar afiliasinya setiap kali pengunjung yang diarahkan ke websitenya benar-benar melakukan pembelian produk tertentu. Beberapa vendor menerapkan perhitungan komisi secara tetap, namun ada juga yang menerapkan perhitungan secara progressive. Apapun jenis perhitungannya, umumnya komisi yang diterima oleh para afiliasi jauh lebih besar dibandingkan dengan jenis afiliasi PPC. Clickbank adalah salah satu program afiliasi yang menerapkan system ini.

 

Pay Per Lead (PPL)

Pay Per Lead merupakan variasi kecil dari jenis afiliasi PPS dan umumnya digunakan oleh perusahaan asuransi, finance, dan perusahaan lainnya yang sedang bertumbuh dan mengandalkan member baru untuk bergabung dalam jaringannya. Dalam program ini, vendor akan membayar para afiliasi ketika pengunjung yang diarahkan ke website mereka mengisi form aplikasi tertentu atau dalam bentuk sejenisnya yang berhubungan dengan bisnis perusahaan.

Selain beberapa tipe di atas, program afiliasi dapat dibedakan berdasarkan kedalaman jaringan afiliasi yang bisa memberikan penghasilan bagi para afiliasi. Ada Single tier, Two tier, dan Multy tier affiliate marketing. Ada juga jenis afiliasi yang memberikan komisi secara berulang setiap kali pelanggan yang direferensikan melakukan pembelian pada merchant atau website vendor.

 

Single tier affiliate marketing

Pada jenis ini, para afiliasi hanya dibayar berdasarkan penjualan langsung yang dihasilkan. Semua jenis afiliasi yang disebutkan sebelumnya (PPS, PPL, dan PPC) termasuk kedalam jenis Single tier affiliate marketing.

 

Two tier affiliate marketing dan Multy tier affiliate marketing

Untuk jenis ini, para afiliasi tidak hanya dibayar untuk penjualan langsung saja, melainkan termasuk didalamnya penjualan yang dihasilkan oleh afiliasi lain yang bergabung atas rekomendasinya. Sementara dalam Multy tier affiliate marketing, para afiliasi akan dibayar untuk setiap penjualan yang dihasilkan sampai tingkat kedalaman tertentu dalam jaringan di bawahnya.

 

Residual income affiliate marketing

Ini yang paling menguntungkan bagi para afiliasi. Tidak hanya dibayar saat terjadi pembelian pertama, mereka akan dibayar setiap kali pelanggan yang mereka referensikan melakukan pembelian ulang maupun pembelian produk lain ke situs vendor. Biasanya besaran komisi didasarkan pada prosentase yang telah ditetapkan sebelumnya. Contoh untuk jenis afiliasi seperti ini adalah program afiliasi SFI.

 

Setiap jenis afiliasi memberikan manfaat berbeda bagi para afiliasinya. Masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan. Jika anda bertanya jenis afiliasi mana yang terbaik buat anda? Terus terang saya tidak bisa menjawabnya karena semua kembali kepada diri anda, mana yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi terbaik anda.

Selamat memilih dan semoga sukses.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here