Hari pertama kerja dari rumah dengan bisnis yang menjanjikan

2
91

kerja dari rumah denagn bisnis yang menjanjikan

Setelah resmi resign dari kantor, saya memutuskan untuk kerja dari rumah dan focus mengembangkan bisnis yang menjanjikan untuk masa depan saya. Sebuah langkah yang cukup berani, mengingat saya sudah bekerja di perusahaan tersebut selama 14 tahun, memiliki gaji yang ‘Lumayan’, dan tentunya lingkungan kerja yang sudah familiar termasuk para kolega yang menyenangkan (meskipun ada juga sih yang menyebalkan, heheee… bercanda ya).

Nah, dalam postingan kali ini akan saya share kegiatan atau aktivitas hari pertama saya kerja dari rumah beserta review beberapa bisnis yang menjanjikan dan membuat saya berani melepas ‘Kenyamanan’ dari pekerjaan kantor sebelumnya.

 

Kerja dari rumah itu lebih fleksibel dari sisi waktu, apa benar?

Mungkin anda beranggapan bahwa kerja dari rumah itu lebih fleksibel dan lebih santai. Tidak salah memang, tapi juga tidak sepenuhnya benar. Bahkan saya sendiri pernah berkutat seharian di depan laptop (hampir 14 jam) dari pukul 09.00 pagi hingga pukul 23.00 malam untuk mengikuti rangkaian webinar, otak-atik template website, video editing, hingga mempelajari tips dan strategi marketing dari program training yang cukup terkenal di kalangan Online Marketer dunia.

Alhamdulillah, sekarang sudah bisa running dengan cukup baik dan hanya perlu invest sedikit waktu saja dalam menjalankannya. Jadi, intinya jangan sekali-kali beranggapan bahwa kerja dari rumah (berbasis online) itu mudah dan santai, apa lagi jika anda ‘newbie’ dan baru sebatas ‘ingin’ saja. Butuh passion yang kuat dan tentunya ‘Banyak’ waktu yang dibutuhkan untuk belajar sebelum nantinya layak menggantikan pekerjaan anda (kalau sebatas dijadikan bisnis sampingan sih boleh lah, tapi efeknya bisa tidak focus karena konsentrasi anda akan terbagi, heheee).

 

Hari pertama pasca resign pinginnya nyantai seharian, ternyata?

Hari ini, 21 Juli 2016 adalah hari pertama saya OFF dari rutinitas pekerjaan kantor. Ya, saya sudah resmi resign dari kantor sehari sebelumnya dan sudah mengantongi surat ‘Paklaring’ yang menunjukkan bahwa saya sudah tidak bekerja lagi di perusahaan tersebut. Dan, sejak sore kemaren saya sudah merencanakan untuk bangun siang dan menghabiskan banyak waktu untuk ‘molor’ dan ‘selonjoran’ di tempat tidur.

Nyatanya, justru pagi-pagi udah bangun dan merasa bergairah untuk memulai aktivitas ‘baru’ hari ini. Ku ambil smart phone dan ternyata sudah banyak notifikasi dari beberapa akun media social. Yupz, memang semalem aku posting status bahwa saya sudah resign dari perusahaan sebelumnya. Banyak dari rekan-rekan yang kaget, secara saya termasuk orang yang cukup ‘populer’ di ‘brand’ itu, hahaaaaaa sotoy banget yak.

Akhirnya ku mulai aktivitas hari ini dengan membaca dan membalas mention temen-temen di social media. Terima kasih ya untuk semua do’a dan harapannya, yang penting tetap jaga silaturahmi dan jangan kabur kalau saya prospect, hahaaaaaa.

 

Tawaran pekerjaan hingga traktir makan bareng

Puas dengan canda gurau temen-temen di social media, telpon pun mulai berdering. Ada rekan lama yang menghubungi dan menawarkan pekerjaan karena dia denger kabar kalo aku sudah resign. Ada juga yang telpon untuk menawarkan bisnis, termasuk juga menawarkan untuk mengisi jabatan tertentu di kantornya. Terima kasih atas semua penawarannya, namun saat ini saya ingin focus dulu mengembangkan bisnis yang saya geluti. Tapi, kalau nanti pengen ngantor lagi pastinya akan saya hubungi, inget yah heheeee.

Tak terasa waktu pun cepat berlalu dan tiba saatnya untuk makan siang. Ya, siang ini aku ada agenda traktir makan siang rekan-rekan mitra bisnis di kawasan Mangga Besar, Jakarta. Abis mandi dan semprot wewangian (dandan dikit sih, hehee) saatnya menuju lokasi. Wowww, banyak juga yang datang ternyata. Pada bawa temen, dan temennya bawa temen juga, hahaaaa. Over budget gak nih? Tapi oke lah, itung-itung ngembangin network.

Namun, sayangnya ada salah satu orang ‘penting’ yang tidak datang siang tadi. Padahal banyak hal yang ingin dibicarakan, tapi ya sudahlah.

 

Bisnis yang menjanjikan, benarkah?

Lanjut ke soal bisnis. Seperti biasa, hari ini saya tetap memonitor bisnis rumahan yang saya jalankan, mulai dari Toko Online, Blog, dan beberapa Program Revenue Share, termasuk Trading.

Bicara soal bisnis yang menjanjikan, tiap program menawarkan fitur dan keunggulan masing-masing. Sebagai contoh untuk program revenue share, anda hanya perlu melakukan surfing 50 iklan sehari (50×5 detik) untuk bisa terkualifikasi mendapatkan porsi revenue share dan cash link dari referral. Begitu juga dengan bisnis afiliasi FM Group yang memasarkan produk Parfum Impor Original dari Eropa ini. Anda bisa mendapatkan profit langsung sebesar 30% dari harga katalog, ditambah lagi bonus dari perusahaan serta kemudahan dalam menjalankannya seperti tidak perlu stock produk, tidak perlu mengurus proses pengiriman maupun packing. Tugas anda hanya promosi dan promosi seperti yang saya lakukan dengan membuat toko online parfummewah.com.

Di sisi lain, Blogging dan Trading juga bisa menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan. Banyak pelaku bisnis ini mulai dari luar negeri hingga dalam negeri berhasil meraup jutaan rupiah per bulannya. Tentunya hal ini membutuhkan waktu dan konsistensi dalam setiap prosesnya.

Kabar baiknya, saya sudah membuat ulasan untuk masing-masing bisnis tadi. Anda bisa mempelajarinya di blog ini melalui postingan-postingan yang pernah saya buat. Tentunya semua postingan di blog ini saya buat berdasarkan pengalaman pribadi saya selama 2 tahun terakhir ini. Pilih mana yang menjadi passion anda, focus di satu bisnis dulu, dan jika sudah berjalan dengan baik bisa dikembangkan ke bisnis selanjutnya. Selamat mencoba dan jangan lupa dishare jika artikel ini dirasa bermanfaat.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here