6 Alasan mengapa orang gagal dalam bisnis afiliasi

0
57

alasan gagal dalam bisnis afiliasi

Saat ini, makin banyak orang yang tertarik untuk menjalankan bisnis afiliasi dan anda mungkin salah satunya. Seperti yang pernah saya sampaikan dalam postingan sebelumnya bahwa bisnis afiliasi merupakan salah satu cara termudah dan efektif untuk menghasilkan uang dari internet. Para vendor dan afiliasi akan sama-sama menerima keuntungan jika terjadi penjualan terhadap produk.

Seperti bisnis-bisnis lainnya, besarnya keuntungan yang didapat sangat tergantung dari proses pengiklanan, tahapan promosi, dan strategi penjualan yang diterapkan. Sementara di sisi lain, bisnis afiliasi sangat cepat berkembang yang berdampak pada meningkatnya persaingan dalam bisnis ini. Untuk itu seorang pelaku bisnis afiliasi harus cukup kreatif dan bisa menggunakan cara-cara yang unik dan efektif dalam meyakinkan pelanggan untuk membeli atau memanfaatkan produk dan layanan yang ditawarkan.

Jika dibandingkan dengan bisnis tradisional lainnya, program afiliasi bisa dibilang jauh lebih efektif, minim resiko, serta lebih hemat biaya. Namun mengapa masih banyak orang yang gagal dalam menjalankan bisnis afiliasi? Tentunya banyak alasan dan aspek yang perlu kita pelajari secara mendalam.

 

Kreatif dalam beriklan

Aspek paling penting dalam menjalankan bisnis afiliasi adalah memasang iklan. Banyak orang gagal di sini karena kurangnya kreativitas dalam beriklan. Perlu dipahami bahwa proses beriklan dalam bisnis afiliasi tidak sekedar mengarahkan pelanggan ke website vendor. Untuk mendapatkan hasil yang besar, anda harus menginvestasikan banyak waktu dan kerja keras dalam mempromosikan produk. Seperti disampaikan sebelumnya bahwa persaingan dalam bisnis afiliasi sudah cukup tinggi, dan di sisi lain pelanggan juga sudah lebih bijaksana. Tentunya mereka ingin mendapatkan sebuah produk yang memiliki banyak keunggulan dibanding produk lain, namun dari segi harga bisa di dapat dengan lebih terjangkau.

 

Kurangnya persiapan

Kurangnya persiapan juga bisa menjadi factor penentu kagagalan seseorang dalam menjalankan bisnis afiliasi, apakah itu sebagai vendor maupun sebagai afiliasi. Salah satu dari tahapan persiapan adalah meneliti. Pada sisi vendor, dia harus sangat selektif dan teliti dalam memilih situs yang tepat untuk menjalankan bisnis afiliasinya. Pastikan nama situs tersebut menarik dan sesuai dengan target yang disasarnya.

Sementara dari sisi para afiliasi, pastikan untuk meneliti apakah vendor tersebut terbukti bagus dan memiliki kredibilitas yang baik dalam hal pembayaran komisi para afiliasinya. Pastikan juga apakah produk atau layanan yang ditawarkan sesuai dengan minat dan passion anda, sehingga anda dapat memberikan perhatian penuh dan dedikasi untuk program tersebut.

 

Kurangnya bersosialisasi

Sebagai seorang afiliasi, ada baiknya jika anda bergabung ke beberapa forum yang membahas tentang bisnis afiliasi. Di sana anda akan banyak mendapatkan tips dan review dari para afiliasi berpengalaman. Anda bisa mencari informasi merchant mana yang bisa memberikan keuntungan tinggi dan memiliki tingkat konversi penjualan yang tinggi di pasaran.

 

Website

Website merupakan tool yang sangat penting dalam menjalankan bisnis afiliasi. Anda harus merencanakan seperti apa situs anda kelak. Apakah itu pemilihan nama domain, layout, isi atau konten, serta iklan yang akan anda buat ke depannya. Beberapa pengunjung akan memperhatikan sejauh mana kesan yang ditampilkan situs anda. Jika kesan jelek dan tidak professional mereka dapatkan saat pertama kali melihat situs anda, sudah barang tentu mereka akan meninggalkan website anda tanpa membaca isinya, meskipun sebenarnya website anda berisi konten yang berharga dan memberikan banyak informasi.

Sebaliknya, tampilan website yang Fresh, menarik, dan kaya akan artikel bermanfaat akan membuat pengunjung anda betah di dalamnya. Konten yang bermutu juga bisa mendatangkan banyak traffic ke situs anda. Pastikan isi website anda relevan dengan tema yang anda pilih, begitu juga dengan pemilihan keyword. Hindari konten yang berisi iklan kosong alias janji-janji yang justru bisa membuat orang malas untuk membacanya.

 

Terus belajar

Seorang affiliate marketer juga harus mau belajar secara terus menerus dan berkelanjutan. Tentunya masih banyak hal yang bisa dipelajari untuk meningkatkan strategi pemasaran kita. Banyak dari mereka gagal karena tidak berkembang dan hanya peduli dengan bagaimana mendapatkan penghasilan besar dan cepat. Padahal untuk mendapatkan penghasilan yang memuaskan tentunya diperlukan waktu yang cukup untuk mempelajari segala seluk beluk bisnis. Kita perlu meningkatkan pengetahuan tentang dasar-dasar strategi pemasaran mulai dari cara beriklan, pengembangan halaman website, serta teknik optimalisasi situs atau yang sering disebut SEO. Begitu juga dengan mempelajari kebutuhan pengunjung website kita agar kita bisa memberikan pengalaman berbeda dan bisa bersaing dengan situs-situs lainnya.

 

Tetap mencoba

Jangan pernah menyerah jika usaha pertama anda gagal. Banyak orang tertarik masuk dalam bisnis afiliasi dengan harapan ingin mendapatkan penghasilan secara instan sehingga mereka mendaftar tanpa memahami secara detail aspek-aspek dalam bisnis tersebut. Ketika tidak mendapatkan hasil yang diinginkan, mereka berhenti dan mendaftar ke program lain, begitu seterusnya berulang-ulang. Ketika mendaftar dalam program afiliasi, jangan berharap untuk mendapatkan hasil maksimal dan menjadi kaya dalam sekejap. Tetaplah berusaha memahami dan mempelajari strategi pemasaran anda dan bersabar. Anda tidak akan pernah tahu seberapa dekat anda dengan titik kesuksesan jika anda berhenti dan tidak bertahan.

 

Demikian beberapa alasan mengapa banyak orang gagal dalam menjalankan bisnis afiliasi. Jangan pernah menyerah, terus belajar, dan tetap mencoba adalah gambaran sederhana untuk meraih kesusksesan di bisnis ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here