10 Langkah Membuat Konten Berkualitas yang Disukai Pembaca dan Google

5
334

cara membuat konten berkualitas dan disukai pembaca

Bagi sebuah blog, konten laksana sebuah jiwa yang menghidupkan blog tersebut. Tanpa konten, apalah arti sebuah blog. Hmm, ibarat raga ya tanpa jiwa. Duuh, mengerikan juga perumpamaannya ya? Tapi memang seperti itulah kenyataannya. Bagaimana mungkin sebuah blog bisa dinikmati dan dikunjungi jika tidak ada konten. Tanpa konten, search engine seperti Google pun akan kesulitan mengantarkan para pembaca menuju blog Anda.

Namun, banyak juga teman -teman blogger yang merasa kebingungan ketika harus mengisi blog mereka dengan konten. Bagaimana pun juga, masih banyak silang pendapat antar dua kubu mengenai definisi konten berkualitas.

Sebagian blogger menganggap bahwa konten berkualitas haruslah SEO friendly, yang artinya harus mudah dirayapi oleh search engine. Selain itu, update konten secara rutin dan ajeg adalah hal yang wajib. Tapi, kubu lain lagi berpendapat bahwa yang terpenting adalah kepuasan pembaca karena pembacalah yang menjadi subjek utama dari blog kita. Tak peduli seberapa jarang kita update, dan apakah artikel tersebut ramah terhadap SEO atau tidak, asalkan pembaca senang, artinya konten blog kita berkualitas.

Kedua pendapat inilah yang sering membingungkan bagi para blogger pemula. Pilih mana? Apakah konten yang disukai oleh pembaca atau yang disukai oleh Google? Nyatanya, Google sendiri tidak pernah memberikan gambaran jelas mengenai artikel seperti apa yang disukainya dan dianggap sebagai artikel berkualitas.

Tapi beruntungnya, ada banyak tips yang sering dibagikan oleh para blogger professional mengenai pengamatan mereka terhadap konten berkualitas ini. Banyak para master blogger yang menyebutkan bahwa, baik Google maupun pembaca, adalah subjek penting dalam keberhasilan blog kita. Pembaca yang menilai tentang kualitas konten kita, namun Google-lah yang paling berperan dalam mengantarkan pembaca menuju ke artikel kita. Karenanya, penting bagi untuk membuat konten berkualitas yang disukai pembaca dan Google. Tidak boleh ada satu pun pihak yang ditinggalkan.

Nah, pertanyaan terpentingnya adalah “Bagaimana menghasilkan konten berkualitas yang disukai pembaca dan Google?” Okay, dirangkum dari berbagai sumber berkualitas serta dikolaborasikan dengan inspirasi pribadi, berikut adalah tips lengkapnya untuk Anda.

 

  1. Tulis untuk Pembaca sekaligus Optimasi untuk Robot Google

Ingat, pembaca Anda yang sebenarnya bukanlah robot. Jadi, mereka tentu tidak ingin menikmati bacaan yang ditujukan untuk robot SEO semata. Pembaca manusia secara naluriah menginginkan informasi yang bermanfaat dan dikemas secara menarik di blog Anda.

Bahkan, mesin pencari pun kabarnya juga lebih mengutamakan konten alami ketimbang konten yang ditujukan hanya untuk SEO semata. Walau demikian, tak dipungkiri kalau mesin pencari adalah robot. Jadi, bantu juga mesin pencari agar dapat menemukan konten dari blog Anda untuk pembaca yang tepat, dengan menggunakan kata kunci.

 

  1. Hati -hati dengan Kepadatan Kata Kunci

Kepadatan Kata Kunci (Keywords Density) sering dianggap sebagai magnet utama untuk Google. Karenanya, ada yang mematok bahwa kepadatan kata kunci ini idealnya adalah 3 % sampai 5 % dari total kata dalam artikel. Sebagian lagi menyatakan bahwa 1 % sampai 3 % saja sudah cukup.

Faktanya, tidak ada batasan mengenai keyword density menurut Google. Anda memang perlu memasukkan kata kunci yang relevan dalam konten blog yang Anda tulis. Tapi Anda tidak perlu memperhatikan kepadatan kata kunci tersebut. Biarkan saja tulisan Anda mengalir.

Bila Anda mematok berapa kali kemunculan kata kunci harus muncul dalam blog Anda, maka risikonya adalah artikel Anda akan terkesan tidak alami. Masukkan kata kunci seperlunya saja dan pastikan kata kunci tersebut benar -benar terletak pada kalimat yang tepat sehingga kalimat Anda tidak terkesan aneh.

 

  1. Gunakan Kata Kunci yang Relevan

Masih berkaitan dengan kata kunci, Anda juga tidak perlu memaksakan untuk memasukkan banyak kata kunci ke dalam artikel Anda. Sama halnya dengan keyword density, cara ini juga akan membuat artikel dalam blog Anda terkesan aneh. Cukup masukkan kata kunci secara wajar dan hanya yang relevan dengan konten. Waspadalah, keyword yang terlalu banyak justru membuat blog Anda berpotensi terdeteksi sebagai SPAM.

Akan lebih baik bila Anda memvariasikan kata kunci yang Anda gunakan. Menurut konsep Latent Semantic Indexing (LSI), mesin pencari akan menghubungkan satu kata kunci dengan kata kunci lain yang terkait. Karenanya, menggunakan variasi kata kunci yang masih relevan karena hal ini dapat membuat konten Anda semakin kaya. Anda pun tak harus memasukkan kata kunci yang sama berkali -kali dan membuat konten blog Anda terkesan aneh.

 

  1. Long Tail Keywords untuk Judul Konten

Tahukah Anda, judul dengan kata kunci yang singkat dan nilai pencarian yang tinggi bukanlah yang terbaik posisinya menurut Google. Bila diamati, mesin pencari justru lebih tertarik dengan judul yang panjang dan mengandung long tail keywords atau kata kunci yang panjang.

Judul dengan long tail keywords dan bersifat deskriptif umumnya memiliki konversi yang lebih baik. Judul dengan kata kunci yang singkat, nyatanya lebih sering menduduki peringkat yang lebih rendah ketimbang judul dengan long tail keywords.

 

  1. Konten dengan Pembahasan Mendalam

Sebagian orang memang lebih senang dengan sesuatu yang to the point. Sayangnya, untuk konten artikel, konsep ini rasanya kurang menguntungkan. Banyak yang membuktikan bahwa konten dengan pembahasan yang lebih mendalam, lengkap dan fokus terhadap topik tertentu, akan memiliki peringkat yang lebih baik, daripada yang sekedar to the point.

Tentu saja bukan jaminan kalau artikel dengan jumlah kata semakin banyak akan semakin baik posisinya di Google. Akan tetapi, jika pembahasan Anda lebih mendalam, lebih lengkap dan lebih fokus, maka Goole akan lebih mudah mendeteksi keberadaan konten tersebut. Apalagi, hal ini juga berarti Anda bisa menembak lebih banyak keyword yang relevan dalam satu artikel.

 

  1. Lengkapi Judul dengan Deskripsi

Saat Robot Google menemukan blog Anda, maka hal pertama yang akan diperhatikan adalah “Title tags”. Karena judul ini seolah menjadi pintu masuk menuju ke blog Anda, akan lebih menguntungkan kalau Anda melengkapinya dengan deskripsi mengenai konten Anda. Judul dengan deskripsi yang menarik akan menyampaikan undangan yang lebih baik kepada calon pembaca Anda untuk mampir ke blog Anda.

Deskripsi ini bisa Anda hitung sebagai meta description. Deskripsi meta ini juga sekaligus akan mempermudah Google dalam mengenali artikel dalam blog Anda. Jadi, sebaiknya Anda tidak pernah melewatkan penulisan deskripsi meta ini. Buat deskripsi meta dengan ringkas, jelas dan menarik karena Anda hanya punya kesempatan sepanjang 160 karakter untuk menarik perhatian Google dan pembaca.

 

  1. Uraikan dalam Poin -Poin atau Sub Judul

Menggunakan poin -poin atau sub judul adalah cara terbaik untuk membantu para pembaca Anda agar tetap fokus terhadap blog Anda. Ingat, yang mereka baca bukanlah buku, melainkan layar elektronik yang seringkali melelahkan mata. Jadi, artikel yang terlalu panjang dan tanpa jeda sering membuat pembaca hilang fokus.

Untuk membantu pembaca Anda tetap fokus, Anda bisa membagi artikel Anda dalam poin -poin yang lebih kecil atau sub judul. Pembaca Anda juga akan berterima kasih kerena mereka pun akan lebih mudah ketika hendak mencari topik tertentu saja dari blog Anda. Mungkin saja, mereka hanya butuh poin terpentingnya saja, dan tidak senang dengan lika -liku topik yang bertele -tele.

 

  1. Konten Harus Original

Original dan berkualitas. Sepertinya, dua kata ini sering dielu -elukan oleh para master blogger di mana pun. Pembaca sangat senang dengan artikel yang berkualitas dan original. Begitu pun SEO Google yang senang berburu artikel berkualitas dan original.

Masalahnya, baik pembaca manusia maupun robot Goolge, keduanya tidak suka membaca artikel yang hanya sekedar hasil copy dan paste semata. Selain membosankan, hal ini juga menunjukkan bahwa Anda bukan blogger yang kreatif, inovatif dan pekerja keras. Hasilnya, pembaca akan menghindari blog Anda, dan Google pun kemungkinan besar akan memberikan Anda pinalti.

Biasanya, artikel berkualitas identik dengan artikel yang original. Sedangkan artikel original sendiri secara sederhana dapat dipahami sebagai artikel yang asli tulisan Anda dan bukan plagiat. Anda perlu menulis dengan gaya bahasa Anda sendiri, atau bahkan dengan sudut pandang dan pemikiran Anda sendiri.

Agar konten original ini dapat menjadi konten yang berkualitas, Anda harus membaut konten Anda bermanfaat bagi para pembaca. Sajikan informasi yang berbobot, bermanfaat, mendalam, menarik, dan juga lengkap dengan multimedia pendukung yang relevan.

 

  1. Lengkapi dengan Multimedia

Menyambung dari kriteria konten berkualitas pada poin sebelumnya, Anda bisa melengkapi konten blog Anda dengan multimedia. Multimedia ini bisa berupa gambar, foto, video, suara dan lainnya. Yang terpenting, konten multimedia ini pun harus relevan dan juga mampu menambah ketertarikan para pembaca Anda terhadap blog Anda.

Jika tidak ingin terlalu ribet, Anda bisa menambahkan gambar saja. Bisa dikatakan, penyertaan gambar dalam konten artikel blog adalah hal wajib. Sebauh artikel yang tidak dilengkapi dengan ilustrasi gambar akan terasa hambar dan tidak menarik.

Apalagi, penyertaan gambar dan konten multimedia lain ini juga akan menambah nilai Anda di mata robot Google. Tapi, jangan lupa untuk melengkapi keterangan gambar dengan tag ALT (alternative) dengan kata kunci yang sesuai dengan topik bahasan.

 

  1. Buat Link Menuju Halaman Terkait

Link menuju ke halaman lain yang terkait sering dikatakan sebagai salah satu cara efektif untuk meningkatkan SEO konten dalam blog Anda. Link yang dianggap mempengaruhi SEO ini bisa berupa internal link dan bisa juga berupa eksternal link. Namun, baik itu internal atau pun eksternal link, link tersebut harus memiliki relevansi yang jelas terhadap halaman yang dituju.

Selain meningkatkan SEO, link menuju halaman terkait ini juga dapat memudahkan para pembaca Anda untuk menemukan artikel -artikel lain yang mungkin sedang mereka butuhkan. Jika ternyata para pembaca memang tertarik dan mengunjungi link yang Anda buat, maka Anda juga akan beruntung karena page views Anda akan bertambah.

 

  1. Lay Out yang Menarik

Konten yang berkualitas ini tak hanya dilihat dari segi tulisannya saja. Bahkan, tata letak atau lay out pun dapat mempengaruhi apakah konten tersebut dianggap berkualitas atau tidak, setidaknya oleh para pembaca Anda.

Lay out yang menarik, mudah dibaca dan jelas akan membuat para pembaca Anda merasa nyaman untuk membaca dan menikmati artikel yang Anda tulis. Lay out atau format yang menarik ini bisa Anda lakukan dengan menata tulisan dan juga tampilan blog sedemikian rupa agar sedap dipandang.

Misalnya saja dengan menggunakan huruf bold, italic atau underline untuk menekankan pada poin -poin penting tertentu. Tapi, jangan gunakan terlalu banyak karena justru akan merusak tampilan. Selain itu, Anda bisa menggunakan numbering atau bullet untuk membuat tulisan Anda lebih terorganisir.

By : portal-ilmu.com

 

5 COMMENTS

    • Betul mas Akbar Wibi. Artikel yang detail dan mudah ‘dicerna’ oleh pembaca menjadi fokus utama setiap Penulis dalam membuat sebuah artikel

    • Pada dasarnya, tag title dan meta description yang ditulis itu akan ditampilkan pada bar browser maupun hasil penelusuran search engine. Dengan menyertakan main keyword pada kedua bagian tersebut, akan meningkatkan nilai relevansi dari artikel itu sendiri terhadap keyword yang dicari pengguna search engine. Untuk pengguna wordpress, penulisan tag title dan meta description bisa dilakukan dengan menggunakan plugin All in One SEO. Detail bisa dilihat pada gambar berikut
      http://bisnisaffiliasi.com/wp-content/uploads/2016/05/meta-tag.png
      Untuk pengguna blogspot mungkin ada yang bisa bantu? karena dari awal ngeblog saya pakenya WordPress, heheeee

  1. Pada dasarnya sebuah konten yang baik itu adalah utamakan pengunjung terlebih dulu baru kemudian mesin telusur. itu yang saya tangkap dari isi artikel agan . bukan demikian gan ??

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here